,

Rapat Koordinasi bersama BBWS SO : Pengelolaan Sungai Progo Berkelanjutan

dpupesdm Avatar

Loading

Kulon Progo, 5 Maret 2026 – Sungai Progo bukan hanya sumber daya alam, tetapi juga sumber kehidupan, budaya, dan identitas masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta. Namun, tantangan besar masih dihadapi terkait pengelolaan sedimen dan aktivitas penambangan pasir yang berpotensi merusak ekosistem sungai.

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan mendorong agar aktivitas penambangan dilakukan secara manual dan ramah lingkungan. Pendekatan ini diharapkan dapat menjaga keberlanjutan fungsi sungai sekaligus melindungi ekosistem yang menjadi penopang kehidupan masyarakat sekitar.

“Rapat koordinasi ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah, agar pengelolaan sungai tetap berkelanjutan, adil, dan menyejahterakan masyarakat. Dengan demikian, Sungai Progo tidak hanya menjadi sumber pasir, tetapi juga menjadi pusat kegiatan ekonomi kreatif, wisata, dan budaya yang memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat,” ujar salah satu peserta rapat.

Rapat koordinasi yang berlangsung di bulan Ramadhan ini menjadi tonggak awal perubahan, dari pola eksploitasi menuju pola pengelolaan yang berkelanjutan. Dengan semangat kebersamaan, Sungai Progo diharapkan tetap menjadi berkah bagi masyarakat DIY dan sekitarnya, baik sebagai sumber daya alam maupun sebagai ruang hidup yang mendukung ekonomi, budaya, dan lingkungan.

Tagged in :

dpupesdm Avatar