![]()
Sleman, 20 April 2026 – Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUPESDM) DIY melalui Bidang Sumber Daya Air dan Drainase melaksanakan Rapat Koordinasi Tata Pengaturan Air (KTPA) bersama P3A Wilayah Sleman Timur (Kejuron Barat) pada Senin, 20 April 2026 pukul 10.00 WIB bertempat di Sekretariat P3A Trimulyo Sejati, Dusun Sribit, Sendangtirto, Berbah, Kabupaten Sleman.
Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Bidang Sumber Daya Air dan Drainase DPUPESDM DIY, Sekretariat Komisi Irigasi DIY, Pamong Banyu wilayah Sleman Timur, serta para ketua Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) dari berbagai daerah irigasi di wilayah Sleman Timur. Pertemuan ini menjadi forum koordinasi penting antara pemerintah dan petani dalam rangka pengelolaan air irigasi serta penyusunan rencana masa tanam yang lebih terencana.
Dalam pertemuan tersebut disampaikan bahwa meskipun terdapat keterbatasan anggaran pada tahun 2026, kegiatan pemeliharaan rutin jaringan irigasi seperti babat semak dan gali waled tetap akan dilaksanakan pada daerah irigasi wilayah Sleman Timur. Upaya ini dilakukan guna menjaga fungsi jaringan irigasi agar tetap optimal dalam mendukung kegiatan pertanian.
Selain itu, dilaksanakan pula pengisian Blangko 01-O sebagai dasar penyusunan usulan Rencana Tata Tanam (RTT) Tahun 2026–2027 bagi P3A di wilayah Sleman Timur Kejuron Barat yang meliputi beberapa daerah irigasi, yaitu:
D.I. Sidoraharjo, D.I. Klampok, D.I. Sekarsuli, D.I. Dadapan, D.I. Madugondo, D.I. Kuton, D.I. Semoyo, dan D.I. Kucir.
Pengisian Blangko 01-O tersebut disusun berdasarkan luas lahan hasil final survei Tim EPAKSI Tahun 2025. Dalam pembahasan juga disampaikan bahwa terdapat sedikit perubahan luasan lahan pada beberapa daerah irigasi seperti D.I. Sidoraharjo dan D.I. Klampok mengalami penurunan luas lahan akibat alih fungsi lahan, sementara untuk daerah irigasi lainnya luasan relatif masih sama dengan tahun 2025.
Melalui forum koordinasi ini juga disepakati rencana masa tanam (MT) untuk wilayah Sleman Timur, yaitu:
🌾 MT I: November 2026 – Februari 2027
🌾 MT II: Maret 2027 – Juni 2027
🌾 MT III: Juli 2027 – Oktober 2027
Adapun pola tanam yang disepakati untuk mendukung keberlanjutan produksi pertanian di wilayah tersebut adalah Padi – Padi – Palawija.
Melalui kegiatan koordinasi ini diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, petugas lapangan, dan organisasi petani pemakai air dalam mengelola sistem irigasi secara optimal. Dengan perencanaan tata tanam yang baik serta pemeliharaan jaringan irigasi yang berkelanjutan, diharapkan ketersediaan air irigasi dapat terjaga dan produktivitas pertanian di wilayah Sleman Timur tetap meningkat.
#DPUPESDMDIY #SumberDayaAir #IrigasiDIY #PamongBanyu #P3A #KetahananPangan #SlemanTimur



