![]()
Yogyakarta, 12 Desember 2025 — Balai Pengelolaan Air Limbah dan Pengembangan Jasa Konstruksi (PALPJK) Dinas PUPESDM DIY secara rutin melaksanakan Pengujian Chemical Oxygen Demand (COD) sebagai bagian dari pengawasan kualitas air limbah. Pengujian ini bertujuan memastikan bahwa proses pengolahan air limbah berjalan efektif dan memenuhi standar baku mutu yang telah ditetapkan.
Apa itu COD?
Chemical Oxygen Demand (COD) adalah parameter penting yang digunakan untuk mengukur jumlah oksigen yang dibutuhkan dalam proses oksidasi bahan kimia organik maupun anorganik yang terdapat dalam air. Nilai COD menjadi indikator tingkat pencemaran bahan kimia dalam air, sehingga sangat relevan untuk menilai kualitas hasil pengolahan limbah.
Alur Pengujian COD
Proses pengujian COD dilakukan secara sistematis dengan tahapan sebagai berikut:
- Pengambilan sampel: menambahkan sampel inlet dan outlet IPAL serta inlet dan outlet IPLT masing-masing sebanyak 2 ml ke dalam tabung.
- Pencampuran larutan: sampel 2 ml dimasukkan ke dalam larutan Kalium dikromat, asam sulfat, dan sulfur.
- Reaksi dalam reaktor: sampel COD dimasukkan ke dalam reaktor selama 120 menit untuk proses oksidasi.
- Pengenceran dan pengadukan: menambahkan aquades ke dalam sampel, kemudian menggunakan magnetic stirrer di dalam erlenmeyer untuk homogenisasi.
- Indikator dan titrasi: menambahkan ferroin sebanyak 3 tetes, lalu melakukan titrasi dengan larutan FAS (Ferrous Ammonium Sulfate) hingga warna berubah menjadi merah bata.
- Perhitungan nilai COD: volume titrasi yang diperoleh digunakan untuk menghitung nilai COD sampel.
Pentingnya Analisa COD
Melalui analisa COD yang akurat, pemerintah dapat:
- Mengevaluasi efektivitas sistem pengolahan air limbah secara terukur.
- Memastikan kepatuhan terhadap standar baku mutu yang berlaku.
- Meminimalisasi dampak lingkungan akibat pencemaran air.
- Memberikan data ilmiah sebagai dasar pengambilan kebijakan pengelolaan air limbah.
Komitmen Dinas PUPESDM DIY
Pelaksanaan pengujian COD secara rutin menunjukkan komitmen Dinas PUPESDM DIY dalam menjaga kualitas lingkungan hidup. Dengan pengawasan yang ketat, diharapkan sistem pengolahan air limbah di DIY dapat berjalan optimal, mendukung keberlanjutan ekosistem, serta memberikan manfaat langsung bagi kesehatan masyarakat.



